Feminisme

By Della Amelia - Oktober 29, 2018

Hai. Assalamualaikum, selamat sore! Salam sejahtera ✨ karena udah lama banget nggak menulis, hari ini mau menulis sesuatu yang agak sedikit berfaedah. Kali ini pengen bahas topik yang menurut saya cukup menarik; feminisme. Tulisan di bawah kebanyakan hanya pendapat & sepengetahuan saya saja. Jika ada kesalahan dan masukan lain, jangan segan untuk berkomentar, ya!

Feminisme adalah sebuah gerakan dan ideologi yang memperjuangkan kesetaraan bagi perempuan dalam politik, ekonomi, budaya, ruang pribadi dan ruang publik. (Source: google)

Dilihat dari pengertiannya, kalau gitu  apa dong bedanya feminisme, kesetaraan gender, dan emansipasi wanita? Menurut saya, ketiga hal tersebut adalah hal-hal yang nggak jauh beda juga saling berhubungan.

Emansipasi wanita

Emansipasi wanita adalah sebuah perjuangan yang dilakukan oleh R.A Kartini agar para perempuan pada jamannya mendapatkan kebebasan mengenyam pendidikan setinggi-tinggi nya, kebebasan bekerja, dan kebebasan mengemukakan pendapat.

Kesetaraan gender;

Tuntutan untuk memiliki hak dan pilihan yang sama dalam aspek apapun bagi kaum laki-laki dan kaum perempuan tanpa ada suatu kaum yang mendominasi.

Emansipasi wanita dan kesetaraan gender adalah dua hal yang hampir sangat mirip. Namun, menurut saya emansipasi wanita lebih fokus memperjuangkan hak pendidikan bagi kaum wanita. Sedangkan kesetaraan gender lebih mencakup banyak hal, seperti politik, ekonomi, dan lain-lainnya.

Sebetulnya, apa sih yang memicu adanya emansipasi wanita, kesetaraan gender juga feminisme?
  • Kaum laki-laki dianggap sebagai subjek, sedangkan kaum perempuan hanya dianggap sebagai pengikutnya, atau sebut saja objek;
  • perempuan seringkali hanya di jadikan properti oleh kaum laki-laki;
  • perempuan selalu menjadi kaum nomor 2, sedangkan kaum laki-laki selalu menjadi kaum nomor 1 yang mendominasi;
  • adanya ketidakadilan perlakuan terhadap kaum perempuan dan kaum laki-laki;
  • kebanyakan masyarakat memarjinalkan kaum perempuan;
  • di budaya patriarki saat ini perempuan di anggap sebagai kaum yang lemah.
Lalu timbul lah paham feminisme yang menyempurnakan paham emansipasi wanita dan kesetaraan gender. Mengapa feminisme adalah penyempurna? Karena tak hanya memperjuangkan hak-hak dan kesetaraan derajat bagi wanita, feminisme pun masih memberikan wanita pilihan yang sesuai dengan kodratnya. Selain itu, paham feminisme pun berkembang untuk memperjuangkan hak-hak kaum laki-laki terutama kaum-kaum ploterar.

Setelah paham feminisme muncul, seringkali kita mendengar pernyataan;
  • "Dengan adanya feminisme berarti cowok ga perlu dong bayarin cewek makan lagi, sekarang gantian. Cewek yang bayarin."
  • "Dengan adanya feminisme berarti cowok gak usah tuh kasih cewek kursi kalo di bis."
Sebetulnya pernyataan-pernyataan di atas adalah sebuah miskonsepsi terhadap paham feminisme. Karena menurut saya, pernyataan-pernyataan tersebut adalah peran gender, bukan poin dalam feminisme.

Terkait dengan pernyataan di atas, sebetulnya membayarkan makanan bukan lah hal yang wajib. Itu sesuai dengan kesepakatan antara kedua belah pihak. Tak harus selalu laki-laki yang membayar pun sebaliknya. Begitu pun dengan memberikan kursi di bis, kaum laki-laki tak harus memberikan kursi mereka bagi perempuan-perempuan yang tak kebagian kursi. Itu kembali ke pribadi masing-masing, tak ada hubungannya dengan feminisme.

Sudah dapat kan intinya?

There's nothing to do with gender. Yang bisa kita lakukan adalah saling menghargai hak satu sama lain, tanpa adanya keinginan untuk menjadi gender yang mendominasi.

Sekian, 

terima kasih!


(d.)


------------------

5:50 pm

  • Share:

You Might Also Like

0 comments